A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: controllers/C_dashboard.php

Line Number: 652

Backtrace:

File: /home/pasangka/public_html/application/controllers/C_dashboard.php
Line: 652
Function: _error_handler

File: /home/pasangka/public_html/application/controllers/C_dashboard.php
Line: 25
Function: visitorAdd

File: /home/pasangka/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 2

Filename: controllers/C_dashboard.php

Line Number: 653

Backtrace:

File: /home/pasangka/public_html/application/controllers/C_dashboard.php
Line: 653
Function: _error_handler

File: /home/pasangka/public_html/application/controllers/C_dashboard.php
Line: 25
Function: visitorAdd

File: /home/pasangka/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

Kabupaten Pasangkayu
  • Sunrise At: 05:30 WITA
  • Sunset At: 17:55 WITA
Sec Top Mockup 2 Sec Bottom Mockup

Pemerintah Kabupaten Pasangkayu menggelar napak tilas memperingati Hari Jadi ke-23 tahun 2026

Blog Detail Image 1
Pemerintah Kabupaten Pasangkayu menggelar napak tilas memperingati Hari Jadi ke-23 tahun 2026

Kamis, 16 April 2026.
Desa Sarudu kecamatan Sarudu.

Pemerintah daerah kabupaten pasangkayu menggelar napak tilas dalam rangka memperingati Hari Jadi kabupaten pasangkayu yang ke-23 tahun 2026. Kegiatan ini berlangsung di lapangan Dusun Nunu Desa Sarudu kecamatan Sarudu.

Kegiatan Napak tilas ini dihadiri oleh Wakil ketua dan anggota DPRD pasangkayu, Setda kabupaten pasangkayu, Forkopimda kabupaten pasangkayu, para pimpinan perangkat daerah kabupaten pasangkayu, Ketua TP-PKK kabupaten pasangkayu, para pejuang yang tergabung dalam komite aksi pembentukan kabupaten pasangkayu (KAPKP), para tokoh agama, tokoh masyarakat, serta panitia pelaksana napak tilas.

Rombongan Napak tilas dipimpin langsung oleh Bupati Pasangkayu, H. Yaumil Ambo Djiwa, yang memulai perjalanan dari Desa Sarudu kecamatan Sarudu menuju kota kabupaten pasangkayu.

Dalam sambutannya, Bupati Pasangkayu, H. Yaumil Ambo Djiwa, menyampaikan kegiatan Napak tilas Ini bukan sekedar perjalanan fisik semata, tetapi merupakan perjalanan batin untuk mengenang, memahami, dan meneladani semangat perjuangan para pendahulu kini. 

"Melalui kegiatan ini, kita diajak untuk kembali menapaki jejak sejarah lahirnya Kabupaten Pasangkayu yang penuh dengan pengorbanan, kebersamaan, dan tekad yang kuat. 

"Kita tidak boleh melupakan bahwa terbentuknya Kabupaten Pasangkayu adalah hasil dari perjuangan panjang para tokoh dan masyarakat yang tergabung dalam komite aksi pembentukan Kabupaten Pasangkayu, mereka telah mengorbankan waktu, tenaga, bahkan pikiran demi mewujudkan cita-cita besar menghadirkan daerah otonom yang mampu mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. 

"Oleh karena itu, melalui momentum napak tilas ini, saya mengajak seluruh peserta dan masyarakat untuk terus mengenang dan menghargai jasa-jasa para pejuang tersebut, semangat persatuan, kerja keras, dan pantang menyerah yang mereka tunjukkan harus kita jadikan inspirasi dalam membangun daerah yang kita cintai ini. 

"Atas nama pemerintah daerah dan seluruh masyarakat Kabupaten Pasangkayu, saya menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya serta ucapan terima kasih yang tulus kepada seluruh anggota komite aksi pembentukan Kabupaten Pasangkayu. 

"Jasa dan pengabdian para pejuang tidak akan pernah kita lupakan apa yang kita nikmati hari ini adalah bua dari kerja keras dan perjuangan mereka. Oleh karena itu, Sudah menjadi kewajiban kita bersama untuk melanjutkan cita-cita luhur tersebut dengan mengisi pembangunan, menjaga persatuan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. 

"Di usia Kabupaten Pasangkayu yang ke-23 ini, kita telah melihat berbagai kemajuan di berbagai sektor, namun tantangan ke depan tentu tidak semakin ringan. Oleh karena itu, dibutuhkan komitmen, sinergi, dan kerja bersama dari seluruh elemen masyarakat untuk melanjutkan pembangunan yang berkelanjutan dan merata. 

"Saya berharap, melalui kegiatan napak tilas ini, akan tumbuh semangat nasionalisme, kecintaan terhadap daerah, serta rasa memiliki yang kuat terhadap Kabupaten Pasangkayu, khususnya bagi generasi muda, agar menjadikan kegiatan ini sebagai sarana pembelajaran sejarah agar tidak kehilangan jati diri dan arah dalam membangun masa depan.